Ikhtiar terukur mengawal 150 pondok pesantren di 14 kecamatan se-Kabupaten Demak menuju ekosistem pengasuhan bermartabat tanpa kekerasan fisik, ramah santri, dan berkepastian hukum.
Klik salah satu kecamatan di bawah ini untuk memfilter direktori pesantren di tabel pencarian.
Daftar lembaga pesantren yang telah mengikuti program Sambang 120 Menit dan resmi menandatangani Piagam Komitmen Perlindungan Santri bersama Satgas PC RMI NU Kabupaten Demak.
| No / ID | Nama Pesantren & Pengasuh | Kecamatan & Alamat | Santri | Status Sambang | Fokus Komitmen 90 Hari |
|---|---|---|---|---|---|
| Memuat data direktori pesantren... | |||||
Gerakan Pesantren Aman tidak berhenti pada penandatanganan piagam di atas kertas. Berikut adalah potret perubahan konkret dalam siklus aksi 90 hari pertama yang telah dipraktikkan langsung di lingkungan asrama.
Pengasuh: KH. Muhammad Hanif Muslih, Lc.
Santri kini memiliki sarana bercerita tanpa takut dihakimi. Aduan ditindaklanjuti secara rahasia oleh ustadzah pendamping sebelum gesekan fisik antar-kamar terjadi.
Pengasuh: KH. Munif Muhammad Zuhri
Mengikis relasi kuasa senioritas yang rentan menindas santri junior di lingkungan kamar mandi dan tempat jemuran pakaian santri.
Pengasuh: KH. Baidhowi Misbah
Penegakan ketertiban asrama tetap disegani dan wibawa, namun terbebas dari kontak kekerasan tubuh, sejalan dengan prinsip risalah Nabi SAW.
Satgas PC RMI NU Kabupaten Demak siap sowan bersilaturahmi menyelenggarakan program Sambang 120 Menit secara dialogis, penuh kekeluargaan, dan 100% bebas biaya.